Keutamaan Memuji dan Bersyukur dalam Kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam An- Nawawi

Masyaallah, sungguh sebuah penghormatan besar dari Allah ta’ala. Dzat yang paling Agung sudah memberikan garansi kepada manusia atau hambanya. Para hambanya yang selalu ingat Allah ta’ala, baik suka maupun duka. Selalu ingat dalam keadaan apapun dan dimanapun serta kapanpun. Ketika mau makan ingat Allah, ketika mau mengendarai kendaraan ingat Allah, ketika mau tidur untuk beristirahat ingat Allah. Mau apapun selalu ingat Allah ta’ala. Lalu garansi dari Allah ta’ala adalah ketika hati dan pikiran serta jiwa raga kita sudah ingat kepada Allah, maka Allah membalasnya dengan akan mengingat kita para hambanya ini. Kalau yang mengingat itu hanya seorang teman, itu masih wajar. Kalau yang mengingat itu mantan itu wajar, kalau yang mengingat itu Bupati itu masih wajar. Lha ini yang mengingat kita adalah Dzat Sang Pencipta Alam Semesta loh. Dzat paling Agung yang memiliki alam semesta ini. Luar biasa bukan?

Allah rela berkenan mengingat kita, asalkan kita lebih dulu mengingat Allah. Caranya? Selalu libatkan nama Allah dalam keadaan apapun, dimanapun, kapanpun serta bersyukur dengan apa yang Allah berikan kepada kita. Terima pemberian Allah dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur.

Syukurilah karunia Allah itu, dan ucapkan Alhamdulillahirobbil’alamiin, segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam

Advertisements

A WordPress.com Website.

Up ↑