Pesan Buku : Karena Tuhan Tidak Tidur

Alhamdulillahirobbil’alamiin, akhirnya buku antologi pertama karya saya terbit juga. Seperti tidak menyangka blas bisa terbitkan buku ini. Berawal dari sebuah ajakan untuk bercerita terus selama 30 Hari Bercerita. Mengenal teman-teman di dumay yang mempunyai hobi sama, yakni menuangkan ide lewat kombinasi tuts dan perpaduan huruf, menyusun kata per kata hingga menjadi kalimat.

Akhirnya buku antologi pertama saya ” Karena Tuhan Tidak Tidur” bisa diterbitkan, terimakasih atas ajakan dan kerjasama, support dari rekan 30HariBercerita hinggabisa mengenal, dan ikut dalam projek ini, kalian semua keren dah 🙂
_

Ada 49 cerita nyata dari rekan saya yang insyaallah memberi inspirasi “kehidupan nyata”. Seakan bilang bahwa, jangan menyerah kawan, ada Allah ta’ala yang siap membantu masalahmu. Masalahmu itu gak ada apa-apanya dihadapan Sang Khaliq.

___

Continue reading “Pesan Buku : Karena Tuhan Tidak Tidur”

Advertisements

Membaca itu apa Penting?

Budaya yang ‘Hilang

Khalayak orang di muka bumi ini mayoritas sependapat dengan istilah ‘ Membaca buku itu sama dengan membaca dunia. buku itu jendela Dunia, barang siapa membaca buku sama berarti dengan membaca dunia. Bahkan tidak heran jargon ajaib itu sering ditemukan di ruang sekolah dasar ditulis ditempel dengan tulisan yang menakjubkan?

Membaca itu tentu ada hubungannya dengan Islam, kita tahu bahwa wahyu kali pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad Sallahu’alaihi wa sallam adalah ‘iqra‘ artinya bacalah. Diulangi sampai tiga kali, Iqraiqraiqra‘ bacalah bacalah bacalah!

Continue reading “Membaca itu apa Penting?”

One Day

Hari ini Senin, 10 September 2018 aku kedua kalinya menonton film drama dengan cerita sangat menyentuh relung hati. Belum pernah aku melihat film drama sampai diulangi hingga 2 kali.

Bercerita tentang seorang pria pecundang bodoh yang tak pernah dianggap orang. Menjadi penggemar rahasia bagi salah satu teman kerja di kantornya.

Dalam suatu kesempatan pria bodoh itu membunyikan lonceng di puncak salju, konon memiliki mitos bisa mengabulkan permintaan orang yang membunyikan lonceng itu.

Sederhana sekali impian pria bodoh itu, dia hanya ingin menjadi pacar bagi wanita yang menjadi perhatiannya selama ini, hanya satu hari itu lebih dari cukup.

Seperti pendaki Mount Everest mereka rela mati melaluinya, mengapa mereka ingin menaklukannya? Karena memang sudah cinta, ketika seseorang sudah cinta dengan sesuatu tak perlu ada alasan untuk menjelaskannya, dan keberanian itu muncul sendiri ketika cinta itu muncul

Surat untuk Presiden

Waktu itu Hari Jum’at, 17 Agustus 1945 dalam kalender Hijriah bertepatan dengan tanggal 9 Ramadhan 1364 H. Bertempat di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta Pusat oleh Ir. Soekarno.

Sudah 73 tahun Republik Indonesia merdeka dari penjajahan. Keluar dari jeratan penyiksaan, tindakan semena-mena negara lain mengacaukan negara yang semula aman damai dan kaya. Harus di obrak-abrik oleh negara lain.

Sudah sepatutnya wahai Bapak Presiden selalu mengingatkan kepada rakyatnya agar selalu bersyukur atas rahmat Allah subhanahu wa ta’ala bahwa negara ini bisa memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kemerdekaan yang ditebus dengan darah dan keringat para syuhada, para pejuang, rakyat Indonesia yang menginginkan bebas menjadi negara berdaulat.

Continue reading “Surat untuk Presiden”

Kamu itu Egois?

Sungguh sangat miris menyaksikan pemandangam tak mengenakan ini. Lembaran koran bekas, setelah dipakai menjadi alas, agar tanah tidak mengotori ‘sang maharaja ’empunya. Seakan tidak ada manfaatnya langsung dibuang saja ketika tidak dianggap berguna. Tepat lah peribahasa ‘Habis manis sepah dibuang, menggambarkan kondisi seperti ini.

Padahal?

Kamu tentu tahu bahwa ada anjuran dalam agama mu, Kebersihan itu sebagian dari iman, agamamu mencintai kebersihan, hal itu dibuktikan ketika mau sholat menghadap ke Sang Khalik, kamu diharuskan untuk membersihkan dahulu kotoran-kotoran yang melekat di tubuhmu. Harus bersih, dan itu mutlak?

Continue reading “Kamu itu Egois?”

A WordPress.com Website.

Up ↑