Tabligh Akbar Ust. Hanan Attaki, Lc di Muslim United Masjid Gede Kauman Jogjakarta

Alhamdulillah wa syukru lillah laa haula wa laa quwwata illa billah. Selalu puji syukur mari kita haturkan kepada Allah ta’ala pemilik tunggal alam semesta. Sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad sallahu’alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, umatnya termasuk kita sekalian.

Sepulang kerja, sengaja niatkan hati untuk bisa hadir di acara penutupan Muslim United di Masjid Gede Kauman Jogjakarta. Kebetulan juga ada tabligh akbar yang akan disampaikan oleh ustad Hanan Attaki, Lc. Dai yang pandai dalam merangkul kaum muda, kaum milennial, dan kaum sosialita.

Sekitar pukul 17.20 WIB motor sudah parkir di area barat pintu masuk masjid Gede Kauman dari arah selatan. Sengaja tidak memparkir dihalaman depan (masjid) biar ketika pulang, tidak menunggu terlalu lama. Karena feeling saya, jamaah pasti membludak.

“Mengko, wakeh iki, soalne ustad e akeh penggemar cah enom-enom.” Sayup-sayup mendengar perkataan tukang parkir ketika masuk gapura itu.

_
Karena sudah banyak yang datang, saya mencoba untuk ambil air wudhu, jadi ketika,waktu sholat maghrib tiba siap untuk sholat. Akhirnya bisa wudhu di masjid ‘Aisyiyah Kauman yang terletak di sebelah utara Langgar Kidoel milik KH. Ahmad Dahlan. Setelah meminta ijin sama ibu yang ada di masjid, maka alhamdulillah bisa juga wudhu.
***
Kali pertama bisa melihat anak ustad Hanan Attaki yang perempuan. Cantik manis dan putih, memakai gaun warna pink, panteslah bapaknya juga putih ganteng juga. Digendong oleh bapaknya, diapit oleh petugas keamanan, didampingi seorang wanita berjilbab warna biru, oh ternyata itu istri Ustad Hanan Attaki, masyaallah. Bikin cemburu saja, ingin segera mendapatkan pasangan seperti itu, 🙂
***

Tangan dan kaki mempunyai bentuk berbeda fungsi yang berbeda namun bisa bersatu. Indonesia tak realistis jika dari banyak madhab ada keinginan untuk menjadikan 1 madhab saja, gak mungkin bisa terjadi.

Diantaranya ciri perempuan shalihah adalah ketika dilihat itu menyenangkan, apalagi yang melihat suaminya. Dandan hanya untuk suaminya, bersolek hanya untuk suaminya. Suami senang dan mendapatkan pahala dari Allah ta’ala.

Kalau disuruh suami untuk melakukan sesuatu, taat dan segera melakukannya.

Sifat gak enakan sama orang lain. Pekewuh dengan orang lain penting. Daripada blas tidak peka dengan oranglain.

Awali dulu dengan saling menjaga hati. Menjaga perasaan oranglain, menjaga ketika berbicara, menjaga adab ketika komentar di media sosial. Saling menjaga hati satu sama lain.

Tengoklah kepribadian Muhammad sallahu’alaihi wa sallam, yang selalu menggembirakan sahabatnya meskipun melakukan sesuatu yang tidak wajar atau belum umum.

Janganlah kalian meremehkan amalan baik. Sekecil apapun itu, jangan meremehkan amalan kebaikan itu.

Jangan terlalu kepedean dengan segala harta, kepandaian, suara yang bagus, tilawah yang bagus, muslim united sekarang adalah muslim yang bisa menjaga tangan ketika mengetik di media sosial. Jauhkan diri kita dari sikap riya atau pamer.

Menjaga perasaan orang lain, menjaga perasaan orang tua, jaga perasaan, menjaga perasaan suami, menjaga perasaan istri, menjaga perasaan anak.

Ditutup dengan lantunan doa dari ustad Hanan Attaki dengan suara merdunya. Saya yakin ada ribuan pasang mata malam tadi basah karena air mata mengalir.

Teringat akan kesalahan dan dosa yang pernah dilakukan kepada Rabbnya. Teringat akan banyak dosa yang menggunung. Saya yakin malam tadi orang yang gagah tinggi perkasa pun bisa menitikkan air mata.

Semoga air mata yang dijatuhkan tadi adalah sebuah ungkapan taubat kepada Allah ta’ala yang tulus.

Ditutup dengan menyanyikan Lagu Indonesia Pusaka, jamaah muslim united berdiri, dengan lampu backlight handphone bersinar. Suara menggema hebat ke angkasa, memecah malam yang semakin ramai di kota Jogja.

Rupanya ummat ini rindu untuk bersatu, rindu persatuan muslim seluruh Indonesia, rasa lelah berpisah dan sudah saatnya kita bersatu bergandengan tangan untuk berjamaah. Malam ini tak kurang dari puluhan ribu bahkan ratusan muslim yang ditautkan hatinya akan cinta kepada Allah dan Rasulnya. Cinta kepada negaranya

Allahu akbar, allahu akbar allahu akbar Muslim United! Saya bahagia karena nol kilometer malam tadi sempat macet parah. Tahukah mengapa? Karena itu adalah banyaknya jamaah muslim united yang pergi pulang ke rumahnya.

Semoga suatu saat bisa diselenggarakan di Alun-Alun Utara Jogjakarta, full bahkan sampai mbluber gak muat, aamiin 🙂

Catatan:

*Belajar adab bagaimana akhlak seorang muslim yang seharusnya, sabar dan selalu berprasangka baik kepada siapapun. Jangan terlalu fokus pada penampilan dan atribut yang kamu kenakan, namun penerapan akhlak yang baik dan mulia itu lebih utama.

Wallahua’lam…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

A WordPress.com Website.

Up ↑

%d bloggers like this: