Purifikasi dan Dinamisasi Muhammadiyah oleh Irfan Nuruddin, M.Si

Oleh Irfan Nuruddin, M.Si Ketua LP2 PWM DIY

Agenda besar tajdid: pembaharuan, disiapkan untuk menjadi kader pembaharu

Orang terdahulu: pemahamannya adalah umat terbaik, di masa lalu pakai sistem yang lalu, dan terjadi masa itu. Islam yang paling baik ya mengikuti masa lalu.

Ada yang mengatakan Islam Nusantara, tak harus seperti dan menggunakan metode masa lalu, Islam Nusantara ambil islam sesuaikan dengan Nusantara. Membanca al qir’an dengan langgam Jawa, adzan dengan logat suara mocopat dan lainnya.

Tadjid adalah Islam yang pembaharuan, fikih air, fikih media sosial, memunculkan agenda kalender hijriah, muhammadiyah itu progessif menyonsong problem di masa depan.

Purifikasi: memurnikan kembali, karena muhammadiyah itu ajaran Islam yqng diterima orang itu udah tercemar, udah ditambah-tambahkan. Perlu ada gerakan, itu memurnikan kembali.

Ilustrasi bakso, memilah mana unsur yang asli mana yang perlu dihilangkan, diambil lalu dibuang.

Islam yang asli dari Rasulullah langsung.

Yang dimurnikan, masalah (aqidah). Ada kasus gantung diri, malamnya untuk gantung diri, trus gak dipakai. Dengan alasan takut arwah gentanyangan, cicak jatuh, kucing mati,

Moderat (ibadah: asli itu ikut nabi saja, puasa senin kamis, puasa mutih, puasa ngebleng, tujuh hari tujuh malang, puasa,pati geni,

Biar ibadah kita itu murni, rukun nikah, 5syarat + 1 penambahan penambahan,

Konsep tahlil menurut muhammadiyah, biar ibadah itu murni

Tidak ada pembaharuan di dalam aqidah dan ibadah

Dinamisasi: artinya mengembangkan menyesuaikan zaman,

Yakti tentang mu’amalah dunyayah: sesuatu yang tidak menjadi urusan nabi, contoh: sepakbola, laptop rusak tanya teknisi

Urusan seni itu berkembang, untuk menentukan urusan

Kamar ibadah : hak nabi, kewenangan nabi, lakukan apa adanya, semua terlarang kecuali ada perintah, ta’abudi (tunduk dan patuh)

Muamalah: urusannya hak umat nabi, lahan kreatifitas, semuanya boleh kecuali ada larangan, ta’aquli ( hukum tergantung ilat: main pingpong yg kalah traktir)

Ibadah: sholat, puasa, haji, qurban

Muamalah: patung,gambar, musik, jenggot

Bayani: menentukan benar tidaknya itu secara nash,
Kawan kawan salafi, itu pilihan,

Burhani: dipakai akal kesehatan, duduk nongkrong : karena ada budak, burhani kalau kuat itu nanti bisa jadi liberal,

Irani: berdasarkan rasanya, merasa nyaman,

Muhammadiyah itu seimbang antar ke tiga kunci pokok ya dari 3 pokok di atas 🙂

Advertisements

A WordPress.com Website.

Up ↑