Pengajian Ahad Pagi dan Tadabur Alam PRM Canden di Pantai Baru Bantul

Bantul | Alhamdulillah, segala puji bagi Allah ta’ala pada Ahad, 4 Februari 2018 Keluarga Besar PRM Canden serta Jamaah Pengajian Ahad Pagi Mushola Al Ijtihad Gadungan Pasar, Canden, Jetis, Bantul melakukan pengajian dan tadabur alam ke Pantai Baru Srandakan Bantul.

Dibuka dan dilepas di depan halaman mushola Al Ijtihad oleh Bapak Suyadi, selaku ketua koordinator acara Pengajian Ahad Pagi dan Tadabur Alam ke Pantai Baru. Banyak anggota keluarga baik dari PRM Canden dan Jamaah Ahad Pagi Mushola Al Ijtihad yang ikut. Ada total 87 orang yang ikut dalam kegiatan tersebut menggunakan transportasi sebanyak 14 mobil.

Sekitar pukul 06.30 WIB para jamaah sudah mulai datang untuk persiapan keberangkatan. Lalu jamaah mulai berangkat sekitar jam 07.30 WIB. Menggunakan rute melewati Pasar Pundong urus ke arah barat. Sampai pertigaan arah Jalan Parangtritis belok kiri. Msih lurus dan melewati Perempatan Paker, belok ke arah kanan lurus saja sampai melewati pertigaan jalan Samas. Segera belok kiri dan lurus ke arah selatan mengikuti arah ada jembatan merah segera ambil ke kanan, dah ikuti jalan saja. Entar juga sampai wahaha 🙂

Bertempat di Masjid AN Najah masjid kebanggaan Wisata Pantai Baru Srandakan, bangunan kokoh nan berwarna biru sejuk dan adem akan terasa jika memasuki rumah Allah tersebut. Masjidnya bersih dan terawat tidak seperti masjid di daerah pesisir pantai pada umumnya. Tempat wudu bersih kamar mandi bersih semuanya bersih, saya suka itu.

Selaku pembawa acara beliau adalah Bapak Wahid dari Gadungan Pasar dan pemberi tausyiah adalah Bapak Adam. Singkat cerita antara Pak Wahid dan Pak Adam kedua insan ini bersahabat, dan acara tadabur alam ini bisa terlaksana juga tidak lepas dari peran keduanya.

1

Pak Adam memberikan tausyiah tentang sikap bersyukur kepada Allah baik nikmat. Menjaga agar penyakit lahir batin itu jangan sampai masuk ke dalam tubuh kita. Segala sesuatu yang sudah Allah berikan itu harus disyukuri, jika kita bersyukur maka akan ditambah oleh Allah, sebaliknya jika kita kufur makan adzab Allah sunguh sangat pedih.

Ada fenomena menarik dari seorang guru honorer yang mengajar muridnya, karena ketika sedang pelajaran murid tertidur. Ditegur oleh gurunya, dengan mencore pipi sang murid. Wajarlah karena ketika sedang diajar oleh guru, ada murid tertidur wajar kan jika ditegur. Sungguh ini adalah kejadian yang sangat disayangkan, kok bisa ya murid yo bisa berbuat sedemikian sehingga nyawa guru bisa melayang. Naudzubillah hi mindzalik

Mari bersama-sama mensucikan dari segala sesuatu, sesuatu yang bisa mengurangi pahala dan iman ketaqwaan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Aamiin ya robbal’alamiin

Setelah itu jamaah segera berbaur dengan alam sekitar, acara santai dan happy. Ada yang main motor ATV, ada juga yang duduk berdiri di bibir pantai melihat laut lepas nan nuas.Ada juga yang hanya duduk di dibibir pantai melihat orang lain sedang bermain ombak di tepi pantai. Ada juga yang melakukan pencitraan dengan ambil foto sebanyak-banyaknya untuk profile picture di media sosia.  Haha tak apayang penting happy.

Selanjutnya adalah makan bersama dengan ikan bakar khas Pantai Baru di warung yang dikelola oleh Pak Adam. Segera ambi posisi dan antri untuk mengambil makanan, ikan cakalang bakar dengan nasi hangat plus sambel dan lalapan menambah nikmatnya persaudaraan keluarga PRM Canden ini.

Maka nikmat Tuhanmu manakah yang Engkau dustakan.

Setelah makan selesai, acara selanjutnya adala pulang bersama. Semoga dengan kegiatan ini jalinan ukhuwah islamiyah keluarga besar PRM Canden semakin solid dan bisa tetap kokoh untuk menebar amar ma’ruf nahi munkar di area Canden dan sekitarnya.

Jazakallahu khairan katsira untuk semua pihak yang sudah mensukseskan acara Ahad pagi kemarin, untuk Pak Suyadi terimakasih atas segala fasiitasnya semoga Allah berkenan melimpahkan riski untuk Pak Suyadi dan keluarga, aamiin aamiin ya robbal’alamiin. Fastabiqul khairat, PRM Canden Jaya! Allahuakbar!

 

 

Advertisements

A WordPress.com Website.

Up ↑